Pengerjaan Rekonstruksi Perbaikan Jalan Provinsi di Wilayah Kecamatan Cikidang di Pertanyakan Kualitasnya?

Advertisement

Pengerjaan Rekonstruksi Perbaikan Jalan Provinsi di Wilayah Kecamatan Cikidang di Pertanyakan Kualitasnya?

Selasa, 28 April 2026


sharegapps.web.id - Sukabumi

Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali menunjukan kinerjanya dalam membangun infrastruktur jalan yang lebih baik, seperti halnya Pemprov Jabar melului PT Marco Wijaya Mandiri melakukan rekonstruksi perbaikan jalan provinsi yang bertitik di kecamatan Cikidang dengan harapan masyarakat jalan tersebut terbangun maksimal karena itu jalan satu-satunya penghubung menuju Pelabuhan Ratu.

Namun di sayangkan dalam pengerjaan tersebut kami menemukan beberapa kejanggalan yang sangat perlu di pertanyakan baik secara kualitas atau pun secara prosedural yang di kerjakan oleh pemenang tender yakni PT Marco Wijaya mandiri dengan nilai kontrak Rp. 34.218.123.180, 00 dengan masa waktu pengerjaan 195 hari kalender itu.

Ada pun kejanggalan yang kami lihat, jelas terpampang di papan informasi tidak terteranya nama konsultan pengawas, dan dalam teknis pengerjaan pun kami perlu mempertanyakan kualitasnya pasal nya kami melihat penambalan jalan yang berlubang tersebut tidak memakai perekat sebagai pengikat matrial dasar, kalau faktanya seperti ini kami yakin kekuatannya pun kami mempertanyakan sebab jalan provinsi ini yang selalu di lalui kendaraan-kendaraan yang bertonase berat.

Kami pun mencoba untuk meminta keterangan terkait pengerjaan tersebut, "ya, kami pun yang mengerjakan ya sangat ragu juga tentang kualitas pekerjaan ini, dan kami pun tidak di berikan RAB yang jelas oleh pihak kontraktor berapa volume yang harus di kerjakan oleh kami," tutur salah seorang pekerja yang mengaku di percayai di lapangan katanya.


"Kalau menurut saya pribadi yang mengerjakan pekerjaan ini, kualitas pekerjaan ini kurang maksimal juga di karenakan akses jalan ini jalan utama yang di lalui oleh kendaraan yang bertonase berat, namun saya cuman menjalankan perintah sekalipun saya tidak diberi tahu secara gamblang berapa volume yang harus saya kerjakan," tambahnya.

Kami awak media tidak melihat adanya pengawas ataupun penanggung jawab di lapangan yang mana Seharusnya pihak pengawas dan penanggung jawab lapangan standby di lokasi pengerjaan agar bisa memastikan pekerjaan tersebut terealisasi secara maksimal.

Sampai berita ini di tayangkan,pihak dari PT Marco Wijaya mandiri atau penanggung jawab lapangan sangat sulit untuk di konfirmasi terkait pekerjaan ini.

(Ceuhay)