Komitmen terhadap pelestarian lingkungan hidup dan penguatan karakter kebangsaan kembali diwujudkan oleh SMAN 1 Parungkuda. Sekolah ini menggelar kegiatan rutin yang dirangkaikan dengan aksi ekologi, pembersihan sampah, serta penanaman pohon di kawasan bersejarah Museum Palagan Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi.
Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi program Masa Pengenalan Lingkungan Akademik (MPLA) terakhir serta program rutin sekolah dalam menanamkan kepedulian ekologis kepada para peserta didik. Kawasan Monumen Perjuangan Palagan Bojongkokosan dipilih sebagai lokasi kegiatan guna memadukan kecintaan terhadap lingkungan alam dengan penghormatan terhadap nilai-nilai sejarah perjuangan bangsa.
Dihadiri Pejabat Provinsi dan Muspika Parungkuda
Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh Camat Parungkuda, perwakilan Danramil Parungkuda, perwakilan Kapolsek Parungkuda, Pengawas KCD Wilayah V, serta jajaran kepala sekolah dari sejumlah institusi pendidikan tetangga, di antaranya SMAN 1 Cicurug, SMAN 1 Parakansalak, dan SMAN 1 Cidahu. Kehadiran komunitas peduli lingkungan Cisadane Resik semakin memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam aksi nyata pembersihan sampah dan penghijauan ini.
Hj. Dian Rosdiana, S.Pd., M.Ak. selaku Kepala SMAN 1 Parungkuda sekaligus tuan rumah menyampaikan apresiasi yang mendalam atas sinergi dan kehadiran para tamu undangan serta seluruh elemen masyarakat yang turut menyukseskan agenda pelestarian ekologi ini.
Sinergi Antar-Instansi untuk Kelestarian Lingkungan dan Edukasi Karakter
Aksi yang dikemas dalam bentuk bersih-bersih lingkungan (pembersihan sampah) dan penanaman bibit pohon ini tidak hanya bertujuan memperindah kawasan wisata sejarah, tetapi juga memberikan edukasi langsung kepada para siswa tentang pentingnya menjaga ekosistem alam sekitar. Penyerahan simbolis bibit pohon dilakukan secara khidmat di hadapan monumen perjuangan, mencerminkan kesinambungan antara pelestarian alam dan warisan sejarah pahlawan bangsa.
Melalui kolaborasi antara SMAN 1 Parungkuda, DPMD Provinsi Jawa Barat, pemerintah kecamatan, unsur TNI-Polri, KCD Wilayah V, sekolah-sekolah aliansi, serta komunitas pegiat lingkungan, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi inspirasi berkelanjutan bagi masyarakat luas dalam menjaga kebersihan lingkungan dan kelestarian sumber daya alam di Kabupaten Sukabumi.
(Yugo)




