Kemeriahan menyelimuti Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam. Ribuan warga memadati area kegiatan Gebyar Muharram 1448 H yang menghadirkan penceramah kondang tanah air, Ustadz Solmed.
Untuk memastikan jalannya acara berlangsung aman dan tertib, jajaran Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Laskar Fiisabilillah Indonesia Kecamatan Parakansalak bersinergi erat dengan Iqomah Nusantara Kecamatan Parakansalak, serta unsur pengawalan lainnya guna melakukan pengamanan ketat di lokasi acara.
Sejak kedatangan Ustadz Solmed di lokasi, para personil pengamanan langsung sigap membuat barikade penutupan jalan dan pengawalan melekat. Antusiasme masyarakat yang luar biasa untuk melihat dan mendengarkan tausiyah secara langsung sempat membuat area sekitar panggung dipadati jemaah.
Ketua DPC Laskar Fiisabilillah Indonesia Kecamatan Parakansalak menyatakan bahwa keterlibatan anggotanya merupakan bentuk dedikasi organisasi dalam menyukseskan syiar Islam di wilayah Sukabumi.
"Kami bersama rekan-rekan dari Iqomah Nusantara Parakansalak dan unsur pengamanan lainnya berkomitmen penuh untuk menjaga kondusivitas acara. Alhamdulillah, berkat koordinasi yang matang di lapangan, kedatangan hingga kepulangan Ustadz Solmed berjalan dengan aman, tertib, dan lancar," ujarnya di sela-sela kegiatan.
Senada dengan hal tersebut, perwakilan dari Iqomah Nusantara Kecamatan Parakansalak juga menyampaikan apresiasinya atas kekompakan seluruh unsur yang terlibat. Menurutnya, sinergi antar-organisasi kemasyarakatan (ormas) dan lembaga keagamaan seperti ini menjadi kunci utama suksesnya acara berskala besar di tingkat kecamatan.
Kegiatan Gebyar Muharram 1448 H ini tidak hanya diisi oleh tausiyah agama dari Ustadz Solmed, tetapi juga dirangkaikan dengan berbagai kegiatan sosial dan perlombaan bernuansa Islami yang diikuti oleh masyarakat se-Kecamatan Parakansalak.
Acara yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan, keberkahan, dan kemajuan masyarakat Kabupaten Sukabumi, khususnya warga Parakansalak, di tahun baru Islam 1448 Hijriah.
(Red)


