sharegapps.web.id - Sukabumi.
Jum'at, 7/8/2026 Dalam upaya memperkuat kolaborasi antar instansi, Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Sukabumi melaksanakan audiensi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi pada Jumat (7/8). Pertemuan tersebut membahas dukungan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya terkait pemenuhan data penerima manfaat, penguatan koordinasi kelembagaan, serta sinergi dalam mendukung dunia pendidikan.
Audiensi dipimpin oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Herdiawan Waryadi, didampingi Tim Pemantauan dan Evaluasi Dinas Pendidikan, serta dihadiri oleh Korwil BGN Kabupaten Sukabumi, Firman Juliannya bersama Tim Korwil BGN Kabupaten Sukabumi.
Dalam sambutannya, Herdiawan menegaskan bahwa Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi memberikan dukungan penuh terhadap Program Makan Bergizi Gratis sebagai salah satu program strategis pemerintah.
"Kami menyambut baik Program Makan Bergizi Gratis dan tentu memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaannya. Saat ini pemerintah juga tengah melaksanakan revitalisasi dan perbaikan sarana prasarana pendidikan secara masif. Bahkan, sebanyak 298 sekolah di Kabupaten Sukabumi direncanakan akan dibangun melalui program pemerintahan Presiden Prabowo," ungkapnya.
Terkait kebutuhan data penerima manfaat, Herdiawan menjelaskan bahwa Dinas Pendidikan telah menerima surat dari SPPG mengenai permohonan data Dapodik. Namun demikian, berdasarkan ketentuan pengelolaan informasi publik, kewenangan penyampaian data berada pada Dinas Pendidikan sebagai PPID, sehingga satuan pendidikan tidak diperkenankan memberikan data secara mandiri karena bukan menjadi kewenangannya.
Ia juga menyampaikan bahwa nota dinas dari KPPG Bogor telah diterima dan meminta agar template data yang dibutuhkan disampaikan kepada Dinas Pendidikan sehingga proses pemenuhan data dapat dilakukan secara tepat dan sesuai kebutuhan. Selain itu, Herdiawan menegaskan bahwa tidak ada satuan pendidikan yang bermaksud menghambat pemerataan penerima manfaat MBG, karena kewenangan penetapan penerima manfaat berada pada pihak SPPG sesuai ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, Korwil BGN Kabupaten Sukabumi, Kang Firman, menjelaskan bahwa data penerima manfaat By Name By Address (BNBA) diperlukan sebagai bagian dari pemenuhan data pada aplikasi Sistem Informasi Pelayanan Gizi Nasional (SIPGN) yang terintegrasi secara nasional. Ia juga menegaskan bahwa berkaitan dengan aspek kesekretariatan, SPPG maupun Korwil BGN tidak memiliki kewenangan untuk menerbitkan surat yang menjadi kewenangan instansi lain.
Dalam sesi diskusi, Tim Pemantauan dan Evaluasi Dinas Pendidikan menyampaikan bahwa proses penyiapan data memerlukan waktu mengingat terdapat sekitar 2.400 satuan pendidikan di Kabupaten Sukabumi. Selain itu, dashboard Dapodik hanya menampilkan data dalam bentuk rekapitulasi sehingga diperlukan proses pengolahan lebih lanjut untuk memperoleh data sesuai kebutuhan.
Menanggapi hal tersebut, Kang Rizky dari Tim Korwil BGN memberikan usulan agar Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi menerbitkan surat rekomendasi kepada seluruh satuan pendidikan. Melalui surat tersebut, sekolah diharapkan dapat memberikan data penerima manfaat BNBA sesuai template yang diminta oleh SPPG, dengan ketentuan data hanya disampaikan kepada SPPG yang telah memiliki Nota Kesepahaman (MoU) dengan satuan pendidikan terkait.
Usulan tersebut mendapat respons positif dari Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi. Herdiawan menyatakan kesiapannya untuk menerbitkan surat rekomendasi sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Sukabumi.
Pada kesempatan yang sama, Tim korwil Kabupaten Sukabumi, Hidayatulloh turut menyampaikan pentingnya memperkuat koordinasi antara BGN dan Dinas Pendidikan, tidak hanya dalam mendukung pelaksanaan Program MBG, tetapi juga dalam penyaluran bantuan sosial. Salah satu bentuk kolaborasi yang diusulkan adalah penyaluran donasi untuk membantu satuan pendidikan, khususnya lembaga PAUD yang terdampak musibah kebakaran di Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi.
Audiensi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara Badan Gizi Nasional ditingkat wilayah dan Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi. Melalui koordinasi yang baik, kedua belah pihak berkomitmen mendukung kelancaran Program Makan Bergizi Gratis sekaligus membangun tata kelola data yang akurat, terintegrasi, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku demi optimalnya pelayanan kepada seluruh penerima manfaat.
(Red)


