sharegapps.web.id - SUKABUMI
Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 tahun 2026 menjadi momentum penting bagi penguatan sinergi dari tingkat paling bawah, yaitu desa. Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Sukabumi, H. Deden Deni Wahyudin, SE, mengajak seluruh kepala desa dan perangkat desa untuk memaknai Harkitnas tahun ini sebagai momentum kebangkitan ekonomi dan kemandirian desa.
Saat ditemui di sela-sela aktivitasnya, pria yang akrab disapa Kang Deden ini menegaskan bahwa esensi kebangkitan nasional di era modern adalah bagaimana membangun bangsa dari pinggiran, sesuai dengan semangat penguatan desa.
"Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar seremonial tahunan. Bagi kami di pemerintahan desa, ini adalah alarm untuk terus bergerak maju. Desa bukan lagi objek pembangunan, melainkan subjek dan motor utama kemajuan Kabupaten Sukabumi," ujar H. Deden Deni Wahyudin, Rabu (20/5/2026).
Menurut Deden, Kabupaten Sukabumi memiliki potensi luar biasa, baik dari sektor pariwisata, pertanian, hingga sumber daya alam lainnya. Tantangannya saat ini adalah bagaimana mengintegrasikan potensi tersebut melalui digitalisasi desa dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di tingkat desa.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi yang solid antar-kepala desa di bawah naungan APDESI untuk bersama-sama mengentaskan kemiskinan ekstrem dan stunting, yang menjadi fokus pemerintah daerah maupun pusat.
"Kebangkitan itu dimulai dari kekompakan. Jika 381 desa di Kabupaten Sukabumi ini bangkit, mandiri secara ekonomi, dan inovatif, maka Kabupaten Sukabumi secara otomatis akan menjadi daerah yang sangat diperhitungkan di tingkat nasional," lanjutnya optimis.
Di akhir penyampaiannya, Ketua DPC APDESI Kabupaten Sukabumi dua periode ini mengucapkan selamat Hari Kebangkitan Nasional 2026 kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sukabumi, khususnya para kepala desa dan aparatur desa yang menjadi garda terdepan pelayanan publik.
"Selamat Hari Kebangkitan Nasional 2026. Mari kita rapatkan barisan, buang ego sektoral, dan fokus bekerja nyata demi kesejahteraan masyarakat desa. Dari desa, kita bangkitkan Indonesia!" pungkasnya.
(Yugo)


