Semarak Gebyar Hari Santri 2026 di Kecamatan Parungkuda, Ajakan Perkuat Sinergi dan Silaturahmi

Advertisement

Semarak Gebyar Hari Santri 2026 di Kecamatan Parungkuda, Ajakan Perkuat Sinergi dan Silaturahmi

SHAREGAPPS.WEB.ID
Rabu, 21 Oktober 2026

 


sharegapps.web.id - Sukabumi

Suasana penuh semangat dan khidmat mewarnai pelaksanaan Gebyar Perlombaan Hari Santri 2026 tingkat Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi. Kegiatan yang mempertemukan ratusan santri, alim ulama, tokoh masyarakat, serta jajaran unsur pimpinan kecamatan ini diselenggarakan sebagai wadah silaturahmi sekaligus panggung unjuk bakat bagi para santri.

Dengan mengusung tema "Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas" serta tema Kabupaten Sukabumi "Santri Menguatkan Negeri Menuju Sukabumi Mubarokah", rangkaian peringatan Hari Santri kali ini diisi dengan berbagai perlombaan keagamaan.

Ketua Panitia: Wadah Menggali Potensi dan Memeriahkan Hari Santri


Ketua Panitia Pelaksana dalam laporannya menyampaikan rasa bahagia dan bangga atas terselenggaranya rangkaian Gebyar Hari Santri 2026 yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari.

"Alhamdulillah, pada pagi hari ini kita dapat berkumpul dan bersilaturahmi dalam rangka Gebyar Hari Santri 2026. Kegiatan ini dilaksanakan dua hari; hari pertama perlombaan dan hari kedua upacara beserta rangkaian acara lainnya," ungkap Ketua Panitia.

Ia merincikan, berbagai cabang perlombaan diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai pondok pesantren dan wilayah di Kecamatan Parungkuda, di antaranya:

• Lomba Pidato: diikuti oleh 30 peserta.

• Lomba Tilawah: diikuti oleh 20 peserta.

• Lomba Qira'atul Kutub: diikuti oleh 15 peserta.

• Lomba Hadroh: diikuti oleh 13 grup.

"Lomba ini dilaksanakan dalam rangka mencari bibit-bibit potensial di Parungkuda. Semua peserta tentu berkesempatan menjadi pemenang, namun yang utama adalah partisipasi kita bersama untuk memeriahkan Hari Santri," tambahnya.

Camat Parungkuda: Momen Meneladani Jasa Pahlawan dan Mempererat Silaturahmi



Camat Parungkuda, Hasanudin, yang hadir dan membuka secara resmi acara tersebut, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, jajaran Muspika, hingga masyarakat yang mendukung suksesnya acara ini.

"Peringatan Hari Santri merupakan bentuk penghargaan dan penghormatan kita kepada para santri serta alim ulama terdahulu yang telah berjuang memerdekakan Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujar Camat Hasanudin dalam sambutannya.

Camat menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara pemerintah, alim ulama, dan masyarakat untuk membangun wilayah Parungkuda menjadi lebih baik.

"Pembangunan tidak bisa dilakukan oleh pemerintah kecamatan sendiri, harus ada sinergi, kolaborasi, dan kerja sama dengan seluruh elemen masyarakat. Saya berharap kegiatan ini tidak hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antar-desa dan antar-pesantren di Parungkuda," tegasnya.

Ia juga berpesan kepada seluruh peserta lomba untuk menjunjung tinggi sportifitas.

"Kalah dan menang adalah hal yang biasa dalam perlombaan, yang paling utama adalah proses belajar dan menjalin silaturahmi. Mari kita buktikan bahwa Parungkuda bisa lebih baik lagi," tambahnya.




Kemeriahan Rangkaian Acara Hari Kedua
Setelah pelaksanaan perlombaan pada hari pertama, puncak peringatan Hari Santri akan dilanjutkan pada hari berikutnya dengan agenda upacara resmi, parade/defile santri antar-desa, penampilan drumband, pengumuman pemenang lomba, tabligh akbar, serta pembagian doorprize menarik yang telah disiapkan panitia.

(Yugo)