Menyambut peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 yang mengusung tema "Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas", Ketua DPC APDESI Kabupaten Sukabumi sekaligus Kepala Desa Sukakersa, Kecamatan Parakansalak, H. Deden Deni Wahyudin, S.E., menyampaikan ucapan selamat dan apresiasinya kepada seluruh santri di Indonesia, khususnya di Kabupaten Sukabumi.
Menurut H. Deden Deni Wahyudin, peran santri dan pesantren dalam sejarah bangsa tidak hanya sebatas perjuangan merebut kemerdekaan, tetapi juga menjadi fondasi moral dan sosial pembangunan karakter masyarakat hingga ke tingkat desa.
Santri Pilar Pembangunan Desa
"Selamat Hari Santri Nasional 2026. Santri adalah pilar penting dalam menjaga keberagaman, persatuan, dan moralitas bangsa. Sejalan dengan tema tahun ini, 'Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas', peran aktif para santri sangat kita harapkan dalam membangun daerah dan memajukan desa," ujar H. Deden Deni Wahyudin.
Ia menambahkan bahwa di era modernisasi dan digitalisasi saat ini, para santri dituntut untuk tidak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga adaptif terhadap kemajuan teknologi serta memiliki semangat wirausaha untuk menggerakkan perekonomian desa.
Kolaborasi Pesantren dan Pemerintah Desa
Sebagai Ketua DPC APDESI Kabupaten Sukabumi, Deden menegaskan komitmen Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) untuk terus bersinergi dengan lembaga keagamaan dan pondok pesantren. Kolaborasi tersebut dinilai krusial untuk menciptakan desa yang religius, mandiri, dan sejahtera.
"Kami di jajaran pemerintah desa siap mendukung dan berkolaborasi dengan para kiai, alim ulama, dan santri untuk mewujudkan desa yang berdaya saing demi menyongsong Indonesia Emas 2045," pungkasnya.
(Yugo)


