sharegapps.web.id
Dikutip dari media sosial Facebook Rudi Imelda.
Ruas Jalan Kiaradua-Bagbagan, kembali lumpuh, Longsor Susulan Kembali Terjadi di Titik Longsor Cimapag dan Pamunguan.
Hujan dengan intensitas tinggi dan waktu lama terjadi sejak Rabu hingga Kamis (15/01/2026) mengakibatkan longsor susulan di dua titik ruas jalan kiaradua-Bagbagan tepatnya di Kampung Cimapag dan Pamunguan, Desa Loji Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi.
Akibatnya sejumlah kendaraan dari arah Kiaradua Menuju Bagbagan serta sebaliknya tidak bisa melintas. Sejumlah pengguna memilih menunggu di sekitar lokasi, untuk proses evakuasi.
Menurut keterangan angota SatpolPP Kecamatan Simpenan, Andes mengatakan, diri nya bersama rombongan Camat Simpenan menunggu dibsekitar lokasi karena tidak bisa melintas.
"Longsor susulan terjadi sekitar pukul 02.00 WIB, saya bersama pak Camat serta Kepala KUA kejebak tidak bisa melintas pulang dari Desa Cihaur," terang Andes.
Dan menurutnya cuaca sejak semalam hingga pagi ini masih diguyur hujan.
"Hingga pagi ini cuaca masih hujan, sehingga alat berat belum beropasi," sambungnya.
Hal senada diungkapkan Penilik Jalan Nasional Bagbagan-Jampangkulon Deni Wahid Laksmana, hujan dengan intensitas tinggi jadi pemicu longsor susulan.
"Ya Betul kembali longsor susulan di Cimapag, material tanah kembali tutup badan jalan, hingga tidak bisa di akses kendaraan," terang Deni, Kamis (15/01/2026).
Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa titik Longsor susulan tidak hanya terjadi di Cimapag, di titik Pamunguan pun kembali terjadi.
"Longsor susulan kembali terjadi di Pamunguan Cisarakan, itu Juga tidak bisa di akses kendaraan,"
Ia menghimbau bagi pengguna jalan yang hendak menuju arah Palabuhanratu atau Sukabumi dari pajampangan bisa mengajari jalan alternatif .
"Bagi pengguna jalan dari arah Jampang dan Geopark bisa gunakan jalan Geopark Loji atau Kiaradua - Lengkong, dan sebaliknya", pungkasnya.
(Red)


