Rabu, 7/10/2026, Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2026 di tingkat Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, dipastikan akan meriah dan penuh semangat kolaborasi. Hal ini menyusul dilaksanakannya pertemuan koordinasi antara panitia penyelenggara HSN dengan para Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kecamatan Parungkuda.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban di Ruang Aula Rapat Kecamatan Parungkuda pada Rabu, 7/10/2026 ini menjadi momentum penting dalam menyelaraskan visi dan program kerja demi kesuksesan HSN 2026. Fokus utama kolaborasi adalah untuk memastikan HSN 2026 tidak hanya menjadi perayaan yang khidmat, tetapi juga berdampak positif bagi kesehatan dan gizi para santri di Parungkuda.
Kang Empep, Ketua Panitia HSN 2026 Tingkat Kecamatan Parungkuda, dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. "Kami menyadari bahwa keberhasilan peringatan Hari Santri Nasional ini tidak dapat dicapai sendiri. Kolaborasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk para Kepala SPPG, sangat krusial. Kami ingin HSN 2026 ini memberikan nilai tambah bagi para santri, tidak hanya dalam aspek spiritual, tetapi juga kesehatan dan gizi. Santri yang sehat adalah aset bangsa yang tak ternilai," ujar Kang Empep dengan penuh semangat.
Senada dengan Kang Empep, Fahmi, selaku Koordinator Kecamatan (Korcam) Kepala SPPG se-Kecamatan Parungkuda, menyambut positif inisiatif panitia HSN 2026. "Kami, para Kepala SPPG di Parungkuda, sepenuhnya mendukung kesuksesan peringatan Hari Santri Nasional 2026. Kami berkomitmen untuk berkontribusi secara aktif, khususnya dalam aspek pemenuhan gizi santri selama rangkaian kegiatan HSN berlangsung. Ini sejalan dengan program-program kami untuk meningkatkan status gizi masyarakat, terutama anak-anak," ungkap Fahmi.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas berbagai bentuk kolaborasi konkret yang akan dilaksanakan. Beberapa poin penting yang menjadi fokus pembahasan antara lain:
1. Integrasi Program Gizi: Rencana untuk mengintegrasikan kegiatan sosialisasi dan edukasi gizi ke dalam rangkaian acara HSN, seperti pada sesi perlombaan, talkshow, atau bazzar.
2. Penyediaan Konsumsi Sehat: Komitmen SPPG untuk mendampingi panitia dalam penyediaan konsumsi yang sehat dan bergizi seimbang selama kegiatan HSN, terutama saat pelaksanaan lomba dan puncak acara.
3. Dukungan Sarana Prasarana: Penjajakan kemungkinan penggunaan sarana dan prasarana yang dimiliki oleh SPPG untuk mendukung kelancaran kegiatan HSN.
Salah satu fokus utama peringatan HSN 2026 tingkat Kecamatan Parungkuda adalah pelaksanaan serangkaian lomba yang akan dilaksanakan pada tanggal 21 Oktober 2026 di Museum Bojongkokosan. Lomba-lomba tersebut meliputi: Lomba Dakwah, Lomba Tilawatil Quran, Lomba Qiroatul Kutub (Fathul Qorib), dan Lomba Hadroh, yang menyasar peserta santri usia 15-20 tahun.
Pendaftaran untuk mengikuti berbagai perlombaan ini akan dibuka mulai tanggal 4 hingga 17 Oktober 2026. Panitia berharap kolaborasi dengan SPPG ini juga dapat membantu dalam menyebarluaskan informasi mengenai perlombaan tersebut kepada santri-santri di wilayah kerja masing-masing SPPG.
Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi kecamatan lain dalam menyinergikan berbagai elemen masyarakat dan pemerintah untuk mendukung kegiatan positif di masyarakat, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan derajat kesehatan dan gizi masyarakat, khususnya generasi muda dan santri.
Media Online sharegapps.web.id akan terus memantau perkembangan persiapan dan rangkaian kegiatan Hari Santri Nasional 2026 di Kecamatan Parungkuda. Mari kita doakan agar seluruh rencana dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang besar bagi santri dan masyarakat luas.
(Yugo)



