Aliansi Masyarakat Peduli Olahraga (AMPO) Kabupaten Sukabumi secara resmi mengeluarkan "Seruan Aksi" untuk menggelar unjuk rasa besar-besaran menuntut perhatian nyata pemerintah daerah terhadap masa depan dunia olahraga di Sukabumi. Aksi ini didasari atas rasa keprihatinan mendalam karena sektor olahraga dinilai belum menjadi prioritas dalam pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).
Berdasarkan poster seruan aksi yang diterima redaksi, aksi unjuk rasa ini dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 30 Juni 2026.
Ribuan Massa Akan Putihkan Pendopo
Aksi ini diperkirakan akan diikuti oleh sedikitnya 2.500 massa aksi yang terdiri dari para pegiat olahraga, pengurus cabang olahraga (cabor), para atlet, pelatih, mahasiswa, hingga masyarakat pemerhati olahraga. Koordinator Lapangan aksi, Ahmad Fakhrizal, S.IP., M.M., bersama Eki Rukmansyah, menegaskan gerakan ini adalah murni demi prestasi, kesehatan, dan kejayaan olahraga Kabupaten Sukabumi.
Massa direncanakan akan mulai berkumpul di Titik Kumpul Gelanggang Cisaat sebelum bergerak melakukan konvoi dan orasi menuju Tempat Aksi utama di depan Pendopo Kabupaten Sukabumi di Jl. Ahmad Yani, Kota Sukabumi, mulai pukul 09.00 WIB.
Tiga Tuntutan Utama
Dalam seruannya, AMPO membawa tiga tuntutan pokok yang ditujukan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi:
1. Target Jelas di Porprov XV 2026: Mendesak pemerintah untuk berkomitmen menetapkan target masuk posisi 10 Besar pada ajang Porprov XV Jawa Barat Tahun 2026.
2. Jadikan Olahraga Prestasi Prioritas: Menuntut pemerintah daerah menjadikan olahraga prestasi sebagai salah satu skala prioritas utama dalam pembangunan SDM di Kabupaten Sukabumi.
3. Anggaran Porprov yang Realistis: Penyediaan alokasi anggaran khusus untuk persiapan Porprov XV Jawa Barat Tahun 2026 yang realistis dan sesuai dengan kebutuhan rill untuk mencapai target prestasi.
Ketua KOK Parungkuda Turut Bersuara
Ketua Koordinator Olahraga Kecamatan (KOK) Tingkat Kecamatan Parungkuda, turut menanggapi seruan aksi ini. Ia menyatakan dukungannya terhadap aspirasi yang dibawa oleh AMPO.
“Saya mengimbau kepada seluruh insan olahraga di Parungkuda dan sekitarnya untuk turut serta merapatkan barisan dalam aksi ini. Ini bukan sekadar tentang Porprov, tetapi tentang martabat dan masa depan atlet-atlet muda kita yang selama ini sering kali merasa dianaktirikan dari segi fasilitas dan dukungan nyata,” tegasnya saat dihubungi.
“Aksi ini adalah langkah penting untuk mengingatkan pemerintah bahwa 'Saatnya Olahraga Diperhatikan!', bukan hanya dengan janji-janji, tetapi dengan anggaran dan program kerja nyata yang berdampak pada peningkatan prestasi olahraga di Kabupaten Sukabumi secara keseluruhan,” pungkasnya.
Pihak panitia aksi juga menyerukan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk memberikan dukungan atas gerakan ini dengan tagar #OlahragaMaju #GenerasiUnggul #SukabumiJuara, demi terwujudnya perubahan signifikan bagi dunia olahraga Sukabumi.
(Red)


