sharegapps.web.id - PARUNGKUDA
Dalam upaya membentuk karakter peserta didik yang religius dan berakhlakul karimah, SMA Negeri 1 Parungkuda menyelenggarakan kegiatan rutin keagamaan yang bertajuk TASBIH (Tadarus, Asmaul Husna, Shalawat, Berdzikir, dan Ibadah Dhuha Bersama).
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah ini diikuti dengan khidmat oleh seluruh siswa-siswi, jajaran guru, hingga staf Tata Usaha (TU) SMAN 1 Parungkuda. Suasana sekolah tampak syahdu saat lantunan ayat suci Al-Qur'an dan selawat bergema, menciptakan lingkungan belajar yang positif dan menenangkan.
Integrasi Spiritual dalam Kurikulum Sekolah
Kepala Sekolah SMAN 1 Parungkuda, Hj. Dian Rosdiana, S.Pd., M.Ak., menyampaikan bahwa kegiatan TASBIH bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan fondasi penting dalam pendidikan karakter di sekolah yang beliau pimpin.
"Kegiatan TASBIH ini adalah upaya kita bersama untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus menanamkan nilai-nilai spiritualitas di hati seluruh warga sekolah. Kami ingin lulusan SMAN 1 Parungkuda tidak hanya unggul secara akademis (kecerdasan intelektual), tetapi juga memiliki kecerdasan emosional dan spiritual yang kokoh," ujar Hj. Dian Rosdiana.
Beliau menambahkan bahwa keterlibatan aktif dari para guru dan staf TU menjadi teladan nyata bagi para siswa. Menurutnya, pendidikan karakter akan jauh lebih efektif jika dilakukan melalui pembiasaan dan keteladanan langsung dari orang dewasa di lingkungan sekolah.
Rangkaian Kegiatan TASBIH
Kegiatan dimulai sejak pagi hari sebelum jam pelajaran dimulai, meliputi:
• Tadarus: Membaca Al-Qur'an secara bersama-sama untuk kelancaran literasi religi.
• Asmaul Husna: Melafalkan 99 nama baik Allah untuk menanamkan rasa pengagungan terhadap Sang Pencipta.
• Shalawat & Berdzikir: Sebagai bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW dan sarana penenang hati.
• Ibadah Dhuha Bersama: Melaksanakan salat sunah dhuha untuk memohon keberkahan dalam menuntut ilmu.
Dampak Positif bagi Siswa
Respons positif pun datang dari para siswa. Banyak dari mereka merasa lebih siap secara mental untuk menerima pelajaran setelah mengawali hari dengan beribadah.
"Dengan adanya TASBIH, suasana belajar jadi lebih adem dan fokus. Kami merasa lebih tenang sebelum masuk ke kelas," ujar salah satu perwakilan siswa.
Melalui program TASBIH, SMAN 1 Parungkuda berharap dapat terus konsisten melahirkan generasi muda yang cerdas, berintegritas, dan menjunjung tinggi nilai-nilai religius di tengah tantangan zaman yang semakin dinamis.
(Yugo)



