30 September 2026 – Sebuah aksi pengerusakan fasilitas pendidikan agama terjadi di Madrasah Diniyah Al Hikmah, Kampung Lemah Duhur Kecamatan Parakansalak oleh orang tak dikenal (OTK). Peristiwa ini memicu keprihatinan mendalam dari warga sekitar serta tokoh masyarakat setempat.
Berdasarkan rekaman video yang beredar, kondisi dalam ruang kelas tampak berantakan. Sejumlah meja dan kursi kayu terlihat berhamburan serta rusak parah. Tidak hanya perabotan fisik, oknum pelaku diduga turut merobek hingga membakar buku-buku pelajaran agama yang ada di dalam madrasah tersebut.
Dalam narasi video yang disampaikan, Kepala Desa Sukakersa (H. Deden Deni Wahyudin, SE) dalam media sosial tiktoknya KDW Channel, terlihat raut wajahnya yang sangat sedih, menyampaikan keprihatinannya atas tindakan vandalisme tersebut. Tindakan pengerusakan ini dinilai sebagai sebuah bentuk kejahatan dan pelecehan terhadap dunia pendidikan, khususnya pendidikan keagamaan anak-anak.
"Kejadian ini sangat kita sayangkan. Ini merupakan pelecehan dan kejahatan terhadap dunia pendidikan, tempat anak-anak kita menimba ilmu keagamaan," ujar H. Deden dalam video tersebut.
Berdasarkan rekaman video yang beredar, kondisi dalam ruang kelas tampak berantakan. Sejumlah meja dan kursi kayu terlihat berhamburan serta rusak parah. Tidak hanya perabotan fisik, oknum pelaku diduga turut merobek hingga membakar buku-buku pelajaran agama yang ada di dalam madrasah tersebut.
Dalam narasi video yang disampaikan, Kepala Desa Sukakersa (H. Deden Deni Wahyudin, SE) dalam media sosial tiktoknya KDW Channel, terlihat raut wajahnya yang sangat sedih, menyampaikan keprihatinannya atas tindakan vandalisme tersebut. Tindakan pengerusakan ini dinilai sebagai sebuah bentuk kejahatan dan pelecehan terhadap dunia pendidikan, khususnya pendidikan keagamaan anak-anak.
"Kejadian ini sangat kita sayangkan. Ini merupakan pelecehan dan kejahatan terhadap dunia pendidikan, tempat anak-anak kita menimba ilmu keagamaan," ujar H. Deden dalam video tersebut.
Saat ini, insiden pengerusakan fasilitas madrasah tersebut tengah dalam penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak terkait guna mengusut tuntas motif serta identitas pelaku di balik kejadian ini.
(Yugo)



