Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) terus menggenjot peningkatan infrastruktur jalan di wilayahnya. Salah satu fokus utama saat ini adalah percepatan proyek pengecoran (rigid pavement) pada ruas jalan strategis Parungkuda – Bojonggenteng.
Proyek yang didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2026 ini, ditargetkan selesai tepat waktu demi memberikan kenyamanan dan kelancaran akses transportasi bagi masyarakat sekitar serta pengguna jalan yang melintas.
Berdasarkan pantauan di lapangan, pengerjaan pengecoran dilakukan siang dan malam secara intensif guna mengejar target kalender kerja yang telah ditetapkan oleh Dinas PU Kabupaten Sukabumi.
Pihak pelaksana proyek dari CV. Dewa Rizky Yudistira (Tera), menyampaikan komitmennya untuk menyelesaikan pembangunan ini dengan kualitas terbaik. Pihaknya menegaskan bahwa sistem kerja 'kejar tayang' ini tetap mengutamakan standar dan mutu beton yang sesuai dengan spesifikasi teknis dari Dinas PU.
"Kami dari pihak CV. Dewa Rizky Yudistira terus berupaya maksimal di lapangan agar progres pengerjaan berjalan cepat namun tetap presisi. Pengecoran ruas Parungkuda - Bojonggenteng ini merupakan akses vital, jadi kami membagi tim agar pengerjaan bisa terus berjalan optimal tanpa mengabaikan aspek kualitas material dan keselamatan kerja," ujar pelaksana dari CV. Dewa Rizky Yudistira (Tera).
Ia juga menambahkan bahwa dukungan dan pengertian dari masyarakat serta pengguna jalan sangat membantu kelancaran proses di lapangan, mengingat selama proses pengecoran berlangsung terdapat penyesuaian arus lalu lintas.
Di tempat terpisah, sejumlah warga sekitar menyambut baik langkah taktis Pemda dan pihak penyedia jasa yang mengebut pengerjaan jalan tersebut. Pasalnya, ruas jalan Parungkuda - Bojonggenteng selama ini memiliki mobilitas ekonomi dan pendidikan yang cukup tinggi bagi masyarakat di dua kecamatan tersebut.
Dengan rampungnya pengecoran ini nantinya, diharapkan roda perekonomian lokal dapat berputar lebih cepat, biaya logistik menurun, dan kenyamanan berkendara masyarakat Kabupaten Sukabumi dapat meningkat signifikan.
(Yugo)


