sharegapps.web.id - Sukabumi
Warga di sekitar Desa Gunung Endut Kp. Babakan Jaya Wangi RT 31/RW 10 mengeluhkan dugaan pencemaran lingkungan yang ditimbulkan oleh aktivitas dapur SPPG Gunung Endut 2. Limbah yang diduga dibuang melalui jalur selokan warga memicu bau menyengat dan mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar.
Sejumlah warga terdampak mengaku resah dengan kondisi tersebut. Bau tidak sedap yang muncul hampir setiap hari dinilai semakin parah, terutama saat aktivitas dapur sedang berlangsung.
“Baunya sangat menyengat, apalagi kalau siang hari. Kami jadi tidak nyaman, bahkan kadang sulit makan,” ungkap salah satu warga yang tinggal di sekitar lokasi.
Selain menimbulkan bau, aliran limbah yang melewati selokan warga juga dikhawatirkan dapat berdampak pada kesehatan dan kebersihan lingkungan. Warga berharap adanya penanganan serius agar permasalahan ini tidak berlarut-larut.
Beberapa tokoh masyarakat setempat menyampaikan bahwa pihak pengelola dapur seharusnya memiliki sistem pengelolaan limbah yang baik dan tidak membuang sisa produksi ke saluran umum tanpa pengolahan terlebih dahulu.
“Kalau memang ada aktivitas produksi, harusnya ada instalasi pengolahan limbah. Jangan sampai warga yang jadi korban,” ujar salah satu tokoh masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola dapur SPPG Gunung Endut 2 belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. Sementara itu, warga mendesak instansi terkait untuk segera turun tangan melakukan pengecekan dan mengambil langkah tegas.
Kasus ini menjadi perhatian penting, mengingat pengelolaan limbah yang tidak sesuai prosedur berpotensi mencemari lingkungan serta melanggar ketentuan yang berlaku. Warga berharap ada solusi konkret agar lingkungan kembali bersih dan nyaman.
(Ceuhay)



